Pages

Thursday, December 15, 2016

LJ01 - Membuat Java Project Web App dengan Maven (Eclipse)

Sebelum melakukan coding dalam java tentunya perlu membuat sebuah project terlebih dahulu. Berikut adalah pembuatan project tersebut :

1. Buka aplikasi Eclipse versi yang digunakan adalah versi Luna Service Release 2 (4.4.2). Buat project baru.



2. Pilih Maven Project,


3. Simpan project pada default workspace. Apabila memiliki 2 workspace, pilih workspace yang diinginkan dengan uncheck, dan browse workspace tersebut.


 4. Pilih tipe dari Archetype, yaitu maven-archetype-webapp.


5. Lakukan penamaan pada archetype parameters, hal ini dilakukan untuk mempermudah dalam pemanggilan package nantinya. Pada latihan ini group id : com, artifact id : learn (nama project).


6. Berikut adalah file - file hasil generate dari pembuatan dari archetype webapp.


7. Buka file web.xml. File tersebut berada pada learn, src, main, webapp, WEB-INF.


8. Ubah nilai dari properti display-name menjadi LEARN, sehingga menjadi seperti berikut. Save perubahan yang dilakukan.
web.xml
<!DOCTYPE web-app PUBLIC
 "-//Sun Microsystems, Inc.//DTD Web Application 2.3//EN"
 "http://java.sun.com/dtd/web-app_2_3.dtd" >

<web-app>
  <display-name>LEARN</display-name> <!-- Digunakan untuk menentukan nama tampilan webapp -->
</web-app>
9. Agar webapp dapat berjalan pada browser, maka perlu dibuat sebuah web server. Web server adalah software yang memberikan layanan data yang mempunyai fungsi untuk menerima permintaan HTTP(HyperText Transfer Protocol) atau HTTPS yang dikirim oleh klien melalui web browser dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML(HyperText Markup Language). (Sumber : e-journal.uajy, 16-12-16, p.1). Web server yang digunakan adalah Apache Tomcat 8.0.

10. Berikut adalah langkah membuat web server. Pada bagian footer dari eclipse, pilih Tab Server, Klik pada tulisan no servers are available click this link to create a new server... 


11. Pilih Folder Apache, Tomcat v8.0 Server, kemudian klik tombol Next >.


12. Setting direktori dimana Tomcat telah diinstal, direktori tersebut bernama Tomcat 8.0. Apabila install direktori tidak dirubah, maka secara default akan terinstall pada direktor seperti digambar. Pilih Java Runtime Environment (JRE) yang telah diinstal, Java Development Kit (JDK) yang digunakan adalah JDK versi 8.0. Perbedaan antara JDK dan JRE, yaitu JDK merupakan semacam kotak peralatan (kit) yang digunakan untuk development dimana didalamnya sudah terdapat JRE yang dikhususkan untuk menjalankan program - program Java dan Java Software Development Kit (JSDK) yang terdiri atas paket - paket yang bisa digunakan untuk mengkompilasi program - program dengan bahasa Java, sekaligus menjalankannya. Sehinga apabila kita hanya ingin menjalan program Java, kita hanya perlu menginstall JRE saja, karena hasil instalasi JDK lebih besar dibandingkan dengan hasil instalasi dari JRE. (Sumber : Wicaksono, 2002, p.3)


13. Add webapp yang akan dimasukan ke dalam server, pilih project pada kolom kiri (Available), yaitu learn, kemudian pilih Add >, sehingga project tersebut (learn) pindah ke kolom kanan (Configured), selanjutnya klik Finish.


14. Hal ini akan menyebabkan munculnya sebuah server baru pada bagian footer workspace, tab Server, seperti gambar berikut.

15. Jalankan server dengan cara klik kanan pada server dan pilih Start.


Error !!
Apabila setelah melakukan Start Server muncul notifikasi seperti berikut, maka perlu dilakukan perubahan port pada Tomcat. Berdasarkan penjelasan pada error tersebut dikatakan bahwa port 8005, 8080, 8009 dibutuhkan oleh server bernama Tomcat v8.0 untuk dapat menjalankan aplikasi web (learn), namun port tersebut telah digunakan oleh proses yang lainnya. Oleh karena itu hal yang dilakukan adalah mengubah port yang dibutuhkan oleh Tomcat v8.0 tersebut.



a. Klik ok pada error message tersebut.

b. Double klik pada server tersebut, yaitu Tomcat v8.0, maka akan muncul overview seperti gambar berikut. Pilih Tab Ports, kemudian ubah nilai dari Port Number, sehingga menemukan port number yang tidak digunakan oleh proses lainnya. Dalam hal ini Port Number 8050, 8051, 8052 tidak digunakan oleh proses lainnya.


c. Simpan perubahan yang dilakukan pada server. Untuk mengetahui perubahan telah tersimpan atau belum dapat dilihat pada tanda bintang pada nama server, Tomcat v8.0. Apabila perubahan telah disimpan, maka bintang akan hilang, apabila belum disimpan maka bintang akan muncul setelah dilakukan perubahan.


d. Jalankan ulang server seperti pada langkah 15.

16. Apabila berhasil, maka server Tomcat v8.0 statusnya akan berubah dari Stopped, menjadi Started.


17. Untuk membuka web aplikasi kita dapat melakukannya dengan membuka browser, dan masukan http://localhost:8051/learn/. localhost merupakan kepanjangan dari local hosting, yang menandakan bahwa hosting yang digunakan adalah local (dari komputer server sendiri), bukan dari luar ataupun internet. 8051 merupakan port dari Tomcat v8.0 yang digunakan untuk menjalankan web aplikasi. learn adalah nilai dari properti <display-name> yang terdapat pada file web.xml.


Dimanakah file Hello Word! tersebut ?
File Hello Word! tersebut berada pada file index.jsp, yang terdapat pada learn, src, main, webapp.


Mari merubah Hello Word! tersebut menjadi Let's Learn.
index.jsp
<html>
<body>
<h2>Let's Learn</h2>
</body>
</html>
Refresh URL http://localhost:8051/learn/ tersebut. Maka, akan muncul tampilan seperti berikut.

No comments:

Post a Comment